Pengertian dan Penggunaan Internet Protokol

ip-address

Sebuah internet protokol atau yang dikenal sebagai IP adalah suatu aturan atau protokol yang mengatur suatu komunikasi data dalam jaringan internet. Internet protokol ini akan memberikan penukaran data dari suatu komputer menuju ke komputer lainnya. Protokol atau aturan ini berdiri atas beberapa kumpulan protokol atau aturan lainnya. Dalam pemakaian internet sendiri, mungkin hal ini tidak terlalu diperhatikan oleh pengguna internet. Dan faktanya ternyata penggunaan internet protokol ini merupakan hal yang penting dalam sebuah layanan internet. Walaupun protokol IP ini akan membawa data secara aktual, namun IP ini akan menyerahkan penyampaian data ini pada protokol yang lebih tinggi, yaitu Transmission Control Protocol yang biasa dikenal sebagai TCP.

Transmission Control Protocol (TCP) adalah sebuah protokol standar yang mengatur segala pertukaran data. Keberadaan TCP disini adalah supaya setiap perangkat komputer yang memiliki alamat IP atau IP address ini bisa diketahui dan dikenali. Internet protokol disini mencakup dua bagian yaitu, source Internet Protocol Address dan destination Internet Protocol Address. Kemudian  IP address atau alamat internet protokol ini juga dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu network address yang berarti alamat jaringan dan node address/host address yang berarti alamat node / alamat host.

Perkembangan Internet

Semakin berkembangnya penggunaan internet, berbanding lurus juga dengan perkembangan Internet Protocol. Pekembangan protokol TCP/IP ini dikembangangkan pada akhir tahun 1970 – an sampai tahun 1980 – an. TCP/ IP ini merupakan sebuah protokol yang paling banyak digunakan. Karena protokol ini menggunakan skema yang sederhana, yang dikenal sebagai IP Address atau alamat internet protokol. IP Address atau alamat internet protokol ini memperbolehkan banyak komputer hingga jumlahnya beberapa ratus juta supaya dapat saling berhubungan di internet untuk satu sama lain. Protokol ini juga mengalami perubahan seiiring berjalannya waktu. Ada beberapa badan yang ikut mengembangkan protokol TCP/IP. Hal ini dilakukan karena terlihat kebutuhan akan internet dan jaringan komputer ini semakin meningkat. Badan yang ikut berpartisipasi dalam pengembangan ini adalah Internet Engineering Task Force (IETF), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Sociaty (ISOC). Sebuah alamat internet protokol atau yang dikenal sebagai IP Address terbagi menjadi dua yaitu  Host Identifier atau HostID dan Network Identifier atau NetID. Dalam sebuah Protokol TCP/IP, alamat internet protokol (IP Address) harus dimiliki  oleh setiap host yang akan berfungsi sebagai tanda pengenal dalam sebuah jaringan.

Penggunaan Internet Protokol

Dalam dunia internet yang sangat berkembang di dunia ini hampir semua orang memiliki jaringan internet dan komputer di rumah masing – masing. Karena itulah adanya internet protokol in sangat berguna. Masing – masing komputer ini tidak akan memiliki sebuah IP address yang sama. Karena komputer ini mempunyai keunikan sendiri – sendiri. Penggunaan Internet Protokol ini juga mulai dirasakan sejak tahun 1981. Seiring berjalannya waktu, versi  dari internet protokol yang telah ada pun terus dikembangkan. Seperti keberadaan Internet Protokol versi 4 (IPv4) dan Internet Protokol versi 6 (IPv6). Kedua versi internet protokol ini memang memiliki perbedaan. Keberadaan internet protokol versi 4 (IPv4) ini makin disempurnakan dengan adanya Internet Protocol versi 6 (IPv6). Namun begitu, internet protokol versi 6 (IPv6) yang dianggap lebih baik daripada internet protocol versi 4 (IPv4) ini terus menjalani pengembangan hingga kini.

Jenis IP Address

Penggunaan internet protokol ini sangat berpengaruh pada setiap informasi yang akan diakses. Ada dua jenis internet protokol yang digunakan hingga saat ini. Yang pertama adalah internet protokol versi 4 (IPv4) dan internet protokol versi 6 (IPv6). Saat beberapa waktu setelah digunakan di dunia internet protokol versi 4 (IPv4) ini sudah diprediksi akan habis. Karena itulah dibuat juga internet protokol yang memiliki bit lebih pajang daripada versi sebelumnya. Internet protokol versi 6 (IPv6) ini memiliki jumlah 128 bit, sedangkan internet protokol versi 4 (IPv4) ini memiliki 32 bit. Karena itulah internet protokol versi 6 (IPv6) ini sedang dikembangkan supaya dapat mengatasi masalah yang tidak bisa diatasi oleh internet protokol versi 4 (IPv4).